Pemkab Situbondo: Rumah Terdampak Banjir Bandang Mencapai 6.328 Unit

Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mencatat bahwa jumlah rumah terdampak banjir luapan air sungai atau banjir bandang pada Rabu (21/1) di daerah tersebut telah mencapai 6.328 unit rumah. Ribuan rumah warga yang terdampak banjir bandang tersebar di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Kendit, Bungatan, Mlandingan, Besuki, dan Kecamatan Banyuglugur. Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menyebutkan bahwa kerusakan rumah terparah terjadi di Desa Kalianget dan Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, dengan ketinggian air mencapai sekitar satu meter di Desa Pesisir, Desa Besuki, dan Desa Kalimas, Kecamatan Besuki.

Pasca bencana banjir bandang yang melanda ribuan rumah warga, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas PUPP dan BPBD setempat telah melakukan upaya mitigasi untuk mengatasi banjir bandang. Tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan dan puskesmas pun dilibatkan dalam menangani situasi kesehatan masyarakat yang terdampak banjir. Data BPBD Situbondo menunjukkan bahwa sebanyak 6.328 unit rumah terdampak banjir bandang di wilayah tersebut, terutama di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur.

Selain itu, sebanyak 467 rumah di Kecamatan Banyuglugur terdampak banjir bandang dan tersebar di beberapa desa, seperti Desa Kalianget dan Desa Lubawang. Upaya penanganan bencana banjir terus dilakukan oleh pemerintah daerah, dengan berbagai instansi terlibat untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak. Data ini menjadi gambaran kondisi terkini pasca banjir bandang di Kabupaten Situbondo, dengan upaya penanganan yang terkoordinasi untuk mengatasi dampak bencana tersebut.

Source link

Hot Topics

Related Articles