Tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang terus melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir di beberapa kecamatan di wilayah tersebut. Dengan menggunakan perahu karet, tim relawan membantu menyisir pemukiman yang terendam banjir. Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang, Suparji Rustam, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan di beberapa kecamatan seperti Kronjo, Sukamulya, Kresek, dan Kemeri. Tim relawan terus berupaya membantu warga yang masih membutuhkan pertolongan dan bantuan logistik.
Selama proses evakuasi, tim relawan mendapat berbagai alasan dari warga terkait hewan peliharaan, peralatan, dan perabot rumah tangga yang mereka sayangi. Namun, sesuai instruksi Ketua PMI Soma Atmaja, petugas diharapkan mampu melayani masyarakat dengan baik untuk membantu korban terdampak banjir. Di tengah lelah, para relawan tetap berjuang untuk membantu warga di kecamatan Sukamulya dan Kresek agar segera dievakuasi ke lokasi yang aman.
Rustam menyampaikan bahwa terdapat 540 Kepala Keluarga di 4 Rukun Tangga desa Legok Kecamatan Kemeri yang terdampak banjir. Banjir dengan ketinggian 30 hingga 160 sentimeter masih merendam pemukiman warga. Hal ini disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir dan meluapnya Sungai Cipasilian yang terhubung dengan beberapa kecamatan lain di wilayah tersebut.
Selain evakuasi, PMI juga mendistribusikan bantuan seperti makanan, mie instan, beras, dan telur kepada warga terdampak banjir. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan darurat warga terpenuhi selama banjir. Rustam menegaskan pentingnya kerjasama antara semua pihak terkait dalam penanganan bencana agar proses penanganan menjadi lebih cepat dan efektif. PMI bersama elemen relawan lainnya turut berpartisipasi dalam membantu warga yang terdampak banjir.

