SMPN 182 Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan telah mengeluarkan peringatan kepada pemilik pagar tembok samping sekolah sejak bulan Desember 2025. Meskipun demikian, tidak ada tindak lanjut yang dilakukan hingga akhirnya pagar tersebut roboh pada Minggu, 15 Februari. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyatakan bahwa pihak sekolah sudah memberikan informasi kepada pemilik pagar tembok sejak bulan Desember, namun belum ada respons yang memadai. Video rekaman CCTV yang viral di media sosial menunjukkan detik-detik pagar tembok tersebut roboh, menimpa sekolah pada hari Minggu, 15 Februari. Polisi masih dalam proses penyelidikan untuk menentukan apakah ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Meskipun tidak ada korban luka, pagar tembok roboh tersebut telah menyebabkan kerusakan fisik pada sekolah. Sekolah telah meminta kepada pemilik pagar untuk memperbaiki prasarana yang rusak akibat peristiwa tersebut. Insiden ini juga berdampak pada saluran air yang tersumbat dan kerugian masih dalam proses pendataan. BPBD DKI Jakarta menyebutkan bahwa robohnya pagar tembok di SMPN 182 disebabkan oleh struktur tanah yang labil. Seluruh proses masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

