Rest Area KM 57 Tol Cikampek menjadi salah satu titik paling sibuk bagi pemudik pada Sabtu malam. Di lokasi ini, fasilitas pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU tampak sangat dibutuhkan, terutama oleh pengguna mobil listrik yang melintas di Tol Jakarta-Cikampek. Dua unit SPKLU yang tersedia berada tidak jauh dari SPBU dan gerbang masuk rest area, sehingga mudah dijangkau kendaraan yang datang dari arah Jakarta.
Antrean Mobil Listrik Mengular
Setiap SPKLU di rest area tersebut dilengkapi tiga pompa listrik untuk pengisian daya. Namun, tingginya arus kendaraan membuat antrean tak terhindarkan. Hingga pukul 22.00 WIB, barisan mobil listrik terlihat cukup panjang, dan petugas di lokasi harus sigap mengatur alur kendaraan agar antrean tidak mengganggu pergerakan mobil pemudik lainnya.
Kondisi itu memperlihatkan bagaimana fasilitas pengisian daya kini menjadi bagian penting dari perjalanan mudik, terutama di jalur utama yang padat seperti Cikampek. Bagi sebagian pengendara, keberadaan SPKLU bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan yang menentukan kelancaran perjalanan berikutnya.
Rest Area Penuh Keluarga Pemudik
Di luar area SPKLU, suasana Rest Area KM 57 dipadati ratusan kendaraan pemudik yang datang silih berganti. Banyak di antaranya membawa anggota keluarga dan berhenti untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta. Meski tersedia beragam tempat makan, sejumlah pemudik memilih berbuka puasa di area parkir dengan menggelar tikar seadanya.
Usai berbuka, arus manusia bergerak menuju Masjid At-Taubah untuk menunaikan salat Isya. Sebagian lainnya memilih berjalan santai di sekitar rest area sambil menunggu waktu yang tepat untuk kembali ke jalan. Dalam satu malam, rest area ini berubah menjadi ruang singgah yang padat, ramai, dan hidup oleh aktivitas para pemudik yang sedang mengejar tujuan masing-masing.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

