Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo memastikan bahwa layanan arus balik Lebaran 1447 Hijriah gelombang kedua dari Sumatera ke Jawa tetap terjaga dengan kesiapan penuh. Meskipun terjadi peningkatan trafik pada arus balik, layanan tetap optimal dan berjalan lancar. Heru mengungkapkan bahwa mayoritas pemudik telah kembali ke Pulau Jawa, dengan data menunjukkan bahwa sekitar 72 persen penumpang dan 71 persen kendaraan telah kembali pada H+6 Lebaran.
Dalam koordinasi lintas sektor yang solid, kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat tetap terjaga. ASDP mengoperasikan 28–33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni, menerapkan pola tiba-bongkar-berangkat (TBB) saat lonjakan, serta menyiagakan 1.926 personel gabungan di Merak dan Bakauheni. Kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan single tarif terbukti efektif dalam mendistribusikan trafik secara merata.
Heru juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama erat seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait di lapangan. Arus balik terjadi secara terdistribusi dengan baik pada lintasan Jawa–Bali, dengan sekitar 51 persen pemudik sudah kembali. Data dari Posko Bakauheni menunjukkan peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan dibanding tahun sebelumnya.
Kementerian Perhubungan menyatakan puncak arus balik gelombang kedua terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026. Semua pemangku kepentingan bekerja sama untuk memastikan kelancaran arus balik dan menjaga kualitas layanan selama periode mudik dan arus balik. Selain itu, masyarakat yang tertib dalam mematuhi aturan dan protokol pencegahan juga turut mendukung kelancaran operasional penyeberangan.

