Tim para sepeda Indonesia meraih kesuksesan dengan meraih sembilan medali pada Asian Para Track Championships 2026 di Tagaytay City, Filipina, yang berlangsung pada 25-31 Maret. Prestasi ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Indonesia berhasil memperoleh dua medali emas, tiga perak, dan empat perunggu dari lima atlet yang berlaga. Pelatih Rizan Setyo Nugroho mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan positif yang ditunjukkan tim para balap sepeda Indonesia.
Atlet senior Muhammad Fadli Imammuddin menjadi bintang dengan meraih dua medali emas dari nomor Individual Pursuit dan 1 Kilometer Time Trial kategori C4 putra. Dia juga menyumbang satu perak dari Scratch Race dan satu perunggu dari Elimination. Selain Fadli, Tifan Abid Alana juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih dua medali perak dan dua perunggu. Sementara pasangan tandem Nurfendi/Mufti Fadilah Salma turut memberikan kontribusi dengan meraih satu medali perunggu dari nomor Sprint kategori B putra.
Pelatih Rizan optimis dengan potensi tim Indonesia dan menyatakan bahwa masih ada sejumlah agenda internasional yang akan diikuti oleh para atlet. Mereka akan berpartisipasi dalam World Cup nomor road di Italia pada bulan Mei dan kejuaraan regional Asia di Korea Selatan. Semua persiapan ini bertujuan untuk memperoleh lebih banyak poin kualifikasi dan menjaga peluang lolos ke Paralimpiade 2028. Setelah serangkaian kompetisi, para atlet akan kembali fokus pada persiapan Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Dengan capaian gemilang ini, Indonesia semakin menunjukkan potensi dan kemampuan para atlet dalam ajang internasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi atlet berikutnya untuk terus mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga dunia.

