Gencatan Senjata Israel: Langkah Menuju Pembebasan Lebanon

Gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel merupakan langkah awal menuju pembebasan penuh Lebanon dan tujuan utama gerakan Hizbullah, menurut anggota parlemen Hizbullah, Hassan Fadlallah. Fadlallah mengatakan bahwa tujuan utama bukanlah untuk kembali ke tahap sebelumnya, melainkan untuk memastikan penarikan musuh dan kembalinya warga ke desa mereka. Meskipun Hizbullah mendukung gencatan senjata tersebut, mereka tetap menuntut penghentian penuh permusuhan, penarikan total Israel dari wilayah Lebanon, kembalinya warga ke rumah mereka, pembebasan tahanan, dan upaya rekonstruksi.

Fadlallah menjelaskan bahwa Israel bukan hanya setuju dengan gencatan senjata karena tekanan dari Washington, namun juga karena keberhasilan diplomatik Iran dan perlawanan efektif pejuang Hizbullah terhadap kemajuan militer Israel di Lebanon. Kesepakatan gencatan senjata tersebut diberitahukan kepada pimpinan Hizbullah oleh duta besar Iran untuk Lebanon, dengan Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menghubungi Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.

Israel dan Hizbullah secara resmi mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari yang mulai berlaku pada 17 April. Selain itu, keterlibatan Republik Islam, Arab Saudi, dan Pakistan juga disebut sebagai faktor yang mendukung tercapainya gencatan senjata. Dengan demikian, gencatan senjata antara Israel dan Lebanon dianggap sebagai langkah awal yang penting menuju pembebasan Lebanon.

Source link

Hot Topics

Related Articles