TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 5.859 Benih Lobster, Nilai Rp2,5 Miliar

TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga kedaulatan sekaligus melindungi sumber daya kelautan nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) dari Lanal Cilacap berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) ilegal dengan nilai ekonomis diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. Pengungkapan kasus ini bermula dari patroli rutin yang dilakukan di kawasan Jalan Lingkar Timur, Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Dalam operasi tersebut, petugas mencurigai seorang pria bernama Kasimin yang mengendarai sepeda motor sambil membawa satu kotak styrofoam.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan ribuan benih lobster tanpa dokumen resmi. Pelaku langsung diamankan bersama barang bukti dan dibawa ke Markas Komando Lanal Cilacap untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Guna memastikan jumlah dan jenis barang bukti, tim dari PSDKP Cilacap yang terdiri dari enam personel turut dilibatkan. Hasil verifikasi pada Minggu (19/4) menunjukkan total benih lobster yang diamankan mencapai 5.859 ekor, terdiri dari jenis pasir dan mutiara.

Atas pengungkapan ini, negara diperkirakan berhasil mencegah potensi kerugian hingga Rp2,5 miliar. Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada pihak PSDKP Cilacap untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Keberhasilan ini menjadi bukti keseriusan TNI AL dalam memerangi praktik ilegal di sektor kelautan yang berpotensi merusak ekosistem sekaligus merugikan negara. Upaya penyelundupan benih lobster selama ini menjadi perhatian serius karena dapat mengancam keberlanjutan populasi lobster di perairan Indonesia.

TNI Angkatan Laut menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam rangka menutup celah praktik penyelundupan. Langkah ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya menjaga keamanan laut sekaligus melindungi kekayaan sumber daya kelautan nasional demi kepentingan bangsa dan negara.

Source link

Hot Topics

Related Articles