Pembawa Botol Bersumbu Saat Demo Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka

Pria Pembawa Botol Berisi Cairan Berbahaya Saat Demo Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Metro Jaya secara resmi menetapkan seorang pria berusia 24 tahun, berinisial ANH, sebagai tersangka dalam insiden membawa botol berisi cairan berbahaya lengkap dengan sumbu pembakar saat unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Penetapan status tersangka tersebut dilakukan setelah ANH diamankan di Jalan Gatot Subroto pada Jumat (12/6) sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, pihak kepolisian menemukan tiga unit botol berisi cairan berbahaya yang dilengkapi sumbu pembakar di dalam tas ransel milik ANH. Barang-barang tersebut merupakan alat pembakar ilegal yang sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan jiwa dalam kerumunan masa.

Penyelidikan Intensif Terhadap ANH

Selain menetapkan ANH sebagai tersangka, polisi juga sedang memeriksa seorang rekan perjalanan pria tersebut yang berinisial R. Saat ini, R masih berstatus sebagai saksi untuk mengetahui apakah ada keterlibatan dalam perencanaan aksi tersebut. ANH dijerat dengan Pasal 306 KUHP tentang penyalahgunaan senjata atau bahan berbahaya.

Budi Hermanto menegaskan bahwa Polda Metro Jaya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif ANH, asal-usul botol berisi cairan berbahaya tersebut, serta kemungkinan adanya keterlibatan jaringan atau instruksi dari pihak lain. Pihak kepolisian menghormati hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan aspirasi, namun larangan membawa barang berbahaya akan ditegakkan tanpa kompromi.

Imbauan Kepada Masyarakat

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat dan koordinator aksi agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial serta tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib sesuai peraturan yang berlaku. Sebelumnya, Satuan Tugas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya berhasil mengamankan dua pria dengan barang bukti bom molotov yang diduga hendak menyusup ke dalam kerumunan mahasiswa yang sedang melakukan aksi.

Source link

Hot Topics

Related Articles