Sekjen Kemenag: Poros Intim dan Literasi Kesehatan

Sekjen Kemenag: Poros Intim Mendorong Literasi Kesehatan di PTKIN Indonesia Timur

Palu (ANTARA) – Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV Tahun 2026 menjadi platform bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk meningkatkan literasi kesehatan. Sekjen Kemenag RI, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa Poros Intim bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran akan kesehatan di kalangan akademisi.

Gerakan Fundamental Literasi Kesehatan

Kamaruddin Amin menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai bagian integral dari kecerdasan intelektual, finansial, dan keagamaan. Menurutnya, literasi kesehatan merupakan aspek yang tak kalah pentingnya dibandingkan literasi keuangan atau keagamaan. Dalam konteks bangsa yang semakin maju, tingkat literasi kesehatan memegang peranan krusial dalam pembangunan.

“Kampus harus menjadi teladan dalam mendorong literasi kesehatan ini,” ujar Kamaruddin Amin saat menyampaikan sambutan di Pembukaan Poros Intim IV di Kampus UIN Datokarama, Palu.

Menjaga Aset Berharga

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menambahkan bahwa tubuh manusia adalah aset yang paling berharga yang diberikan oleh pencipta. Oleh karena itu, olahraga bukan sekadar hobi, tetapi menjadi kebutuhan fundamental untuk menjaga kesehatan tubuh. UIN Datokarama diakui berhasil membawa Sulteng menjadi tempat berkumpulnya generasi muda dan akademisi dalam semangat persaudaraan.

“Mahasiswa PTKIN merupakan kekuatan penting dalam pembangunan. Poros Intim menjadi wadah untuk menumbuhkan pemimpin masa depan yang unggul dalam ilmu dan kokoh dalam karakter,” kata Anwar Hafid.

Acara Poros Intim sendiri berlangsung mulai 6 hingga 11 Juli 2026 di Kota Palu, diikuti oleh 500 peserta dari PTKIN di Indonesia Timur, mulai dari Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Source link

Hot Topics

Related Articles