Gus Ipul ajak Karang Taruna perkuat peran dalam pengentasan kemiskinan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong Karang Taruna untuk turut serta dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pendampingan kelompok rentan. Ajakan ini disampaikan saat membuka Training of Trainers (ToT) sekaligus Retret Pengurus Nasional Karang Taruna di Eco Edu Forest, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut Gus Ipul, negara memiliki tanggung jawab dalam melindungi masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat sistem perlindungan sosial agar masyarakat dapat mendapatkan pendampingan sepanjang hayat.
Peran strategis Karang Taruna dalam upaya pengentasan kemiskinan
Gus Ipul menjelaskan bahwa strategi pengentasan kemiskinan tidak hanya dilakukan melalui penyaluran bantuan sosial, tapi juga melalui pendekatan untuk menekan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan dengan program pemberdayaan terintegrasi. Karang Taruna dipandang memiliki posisi strategis dalam upaya tersebut karena kedekatannya dengan masyarakat dan pemahaman yang baik terhadap persoalan sosial di wilayahnya.
Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Budisatrio Djiwandono, menyatakan kesiapan organisasi itu untuk mengambil peran tersebut dengan memperkuat kapasitas kader hingga ke daerah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi dari pusat hingga desa serta memberikan pemahaman yang baik terhadap program-program strategis pemerintah. Tujuannya adalah agar kader Karang Taruna siap membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjawab berbagai persoalan sosial di daerah.
Budisatrio menekankan pentingnya edukasi mengenai keberlanjutan (sustainability) dalam memperkuat peran Karang Taruna dalam memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, seperti lansia, penyandang disabilitas, anak muda, dan lingkungan sekitar.

