Indonesia pernah menjadi salah satu produsen karet alam terbesar di dunia, namun pamornya mulai meredup dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini disebabkan oleh penurunan kualitas bahan olah karet rakyat yang tidak dapat bersaing dengan negara produsen lain. Untuk mengembalikan kejayaan karet alam, langkah-langkah kecil dapat diambil oleh petani karet, terutama dalam meningkatkan mutu bahan baku mereka dengan inovasi sederhana dan ramah lingkungan.
Sebuah inisiatif yang dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) telah mengajak kelompok petani karet untuk melakukan langkah-langkah yang berdampak besar. Fokus utamanya adalah teknik penyadapan yang tepat, penanganan bahan olah yang efektif, dan pengendalian Jamur Akar Putih (JAP) dengan Trichoderma sp untuk meningkatkan kualitas karet yang dihasilkan.
Pemilihan koagulan yang efektif, seperti asam semut dan deorub, juga menjadi kunci dalam meningkatkan mutu olahan karet. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia dapat kembali menjadi pemasok utama karet alam yang berkualitas dan berharga di pasar global.

