Sari Yuliati, seorang politisi yang tengah menjadi pusat perhatian publik, baru saja ditunjuk sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI menggantikan posisi sebelumnya yang dipegang oleh Mukhtarudin. Sebelumnya, Sari Yuliati menjabat sebagai Bendahara Fraksi Partai Golkar DPR RI dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang bertanggung jawab dalam bidang penegakan hukum. Di kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2024–2029, Sari Yuliati dipercaya sebagai Bendahara Umum oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Profil dan riwayat hidup Sari Yuliati telah menjadi sorotan karena karir politiknya yang cemerlang. Dilahirkan di Jakarta pada 2 Juni 1976, Sari Yuliati menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti dan melanjutkan studi magister di Jurusan yang sama di Universitas Indonesia. Tidak hanya dalam bidang teknik, Sari Yuliati juga mengejar ilmu Hukum di Universitas Kristen Indonesia dan saat ini sedang menempuh pendidikan doktor di bidang Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran.
Sebagai anggota DPR RI, Sari Yuliati merupakan perempuan yang memegang posisi penting di Partai Golkar. Sebelum duduk di Senayan, ia telah menjabat berbagai posisi strategis di Partai Golkar termasuk Bendahara Angkatan Muda Partai Golkar hingga Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar. Sebagai legislator dari Nusa Tenggara Barat (NTB) II, Sari Yuliati juga dipercaya untuk berbagai jabatan penting seperti Ketua Koordinator Wilayah Provinsi NTB DPP Partai Golkar.
Di dunia politik, Sari Yuliati juga dikenal sebagai istri dari Arie Wiryawan, anak keempat dari mantan Gubernur NTB, Harun Al Rasyid. Dengan karir politik yang cemerlang, Sari Yuliati telah membuktikan kapabilitasnya dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang politisi dan pejabat negara.

