Banjir bandang melanda wilayah Banawa dan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, akibat curah hujan tinggi. BPBD Sulawesi Tengah melaporkan bahwa banjir tersebut mengakibatkan debit air meningkat dan meluap ke pemukiman warga. Beberapa desa yang terdampak antara lain Desa Limboro Banawa Tengah, Desa Pantolobete, dan sejumlah dusun di Kecamatan Rio Pakava.
Menurut Pelaksana tugas Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, banjir di Banawa Tengah dan Rio Pakava disebabkan oleh hujan deras yang membuat air sungai meluap. Puluhan rumah warga terendam banjir dan jalan trans Sulawesi juga terkena dampak. Untuk mengatasinya, perlu dilakukan normalisasi sungai agar banjir tidak terjadi lagi saat hujan turun.
Di wilayah Rio Pakava, banjir membuat jalan poros Desa Lalundu tergenang air. Perbaikan saluran drainase menjadi kebutuhan mendesak di daerah tersebut. Selain itu, terdapat 11 desa lainnya yang juga dilanda banjir, seperti Desa Wani, Toaya, Kumbasa, dan Desa Labuan Toposo.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, telah memerintahkan BPBD setempat untuk memberikan bantuan dan membersihkan sisa material banjir di wilayah terdampak. Organisasi perangkat daerah terkait juga melakukan pendataan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Upaya penanggulangan terus dilakukan untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir.

