Penyelidikan Korban Kecelakaan Tambang Timah oleh Tim Gabungan

Tim gabungan Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang melakukan pencarian korban yang diduga tertimbun tanah longsor tambang bijih timah di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Desa Pemali Bangka. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah, menyatakan bahwa tim gabungan masih terus melakukan pencarian korban kecelakaan tambang bijih timah di lokasi kejadian. Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Polres Bangka, BPBD Kabupaten Bangka, relawan Laskar Sekaban, PT Timah, dan pihak lain.

Dari data laporan sementara, tercatat bahwa ada 11 orang pekerja yang terlibat dalam kejadian tersebut. Empat orang selamat, tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan sudah dievakuasi, sementara empat pekerja lainnya masih dalam pencarian. Salah satu pekerja tambang, Mani, menyatakan bahwa kecelakaan tambang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ketika para pekerja sedang bekerja. Tanah di lokasi tambang longsor dengan suara yang cukup keras.

Anggi, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah, mengakui bahwa meskipun kejadian tersebut terjadi di atas IUP PT Timah, namun kegiatan penambangan tidak memiliki izin resmi. Pihak perusahaan turut membantu dalam proses pencarian dengan harapan semua korban yang tertimbun tanah dapat segera ditemukan. Proses pencarian menggunakan alat berat seperti eksavator untuk mempercepat proses tersebut. Korban yang ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban.

Source link

Hot Topics

Related Articles