Sekolah Rakyat di Kota Cirebon, Jawa Barat, masih memerlukan pembenahan agar bisa memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi para siswa. Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mengungkapkan temuan bahwa kondisi fasilitas sekolah tersebut belum optimal dan belum sepenuhnya sesuai dengan visi program pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
Dalam keterangannya di Cirebon, Selly menilai bahwa kesesuaian aturan dan pelaksanaan SOP di sekolah tersebut masih perlu diperkuat agar layanan kepada siswa dapat berjalan dengan maksimal. Secara khusus, ia menyoroti fasilitas berasrama yang seharusnya ditunjang dengan fasilitas layak guna mendukung aktivitas belajar dan tinggal peserta didik. Namun, dari hasil peninjauan, ia menemukan bahwa pemanfaatan dan kelengkapan sarana belum berjalan maksimal, terutama pada fasilitas asrama.
Selain itu, Selly juga menyoroti keterbatasan fasilitas kamar mandi yang tersedia bagi penghuni asrama, di mana hanya terdapat tiga fasilitas yang harus digunakan bersama sehingga menimbulkan antrean panjang setiap hari. Semua temuan ini akan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memastikan perbaikan fasilitas Sekolah Rakyat di Cirebon agar kualitas layanan bagi masyarakat semakin baik.

