Korban Curiga Pelaku Miras di SPBU Jaktim: Penelusuran Kejadian

Seorang operator di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, yaitu Lukman Hakim (19), menduga bahwa pria yang melakukan penganiayaan terhadap dirinya mungkin dalam pengaruh minuman keras (miras). Menurut Lukman, pelaku yang diduga oknum aparat terlihat tidak stabil saat kejadian, dengan sikap emosional dan tidak wajar sejak awal interaksi. Meskipun tidak yakin apakah pelaku benar-benar dalam pengaruh minuman keras, informasi di sekitar lokasi juga menyebutkan hal yang sama. Lukman hanya fokus menjalankan SOP dan pelayanan sebagai operator, tanpa kemampuan untuk memastikan kondisi pelanggan.

Selain itu, seorang pria yang diduga oknum aparat menekan pegawai SPBU di Cipinang dengan mengaku membawa mobil jenderal dan menyebut Kapolda. Kata-kata tersebut disampaikan dalam perdebatan terkait barcode pembelian BBM. Dugaan bahwa pria tersebut adalah oknum aparat muncul dari pengakuannya sendiri, yang terus menyebut identitas pejabat tinggi kepolisian. Ketiga pegawai SPBU, termasuk Lukman Hakim, diyakini menjadi korban penganiayaan oleh oknum tersebut. Khoirul Anam sampai dipukul dan diseret, Lukman dipukul di rahang kanan, sementara Abud Mahmudin dipukul hingga giginya copot. Kasus ini telah menarik perhatian Propam Polda Metro Jaya yang langsung menindaklanjuti.

Source link

Hot Topics

Related Articles