Transformasi Kawasan Kumuh Mojokerto oleh Khofifah: Bersih & Produktif

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah berhasil mengubah kawasan kumuh di Desa Kepuhanyar, Kabupaten Mojokerto, menjadi permukiman bersih dan produktif melalui Program Penanganan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi (Permata) Jatim. Program ini berbasis penataan terpadu dan terintegrasi kawasan yang menjadi komitmen nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menciptakan lingkungan permukiman yang layak, sehat, dan produktif bagi masyarakat. Penanganan kawasan kumuh dilakukan secara menyeluruh melalui program Permata Jatim dengan peningkatan infrastruktur dasar dan pembenahan lingkungan permukiman.

Khofifah menekankan pentingnya pendekatan terpadu dan terintegrasi dalam penanganan kawasan kumuh untuk menciptakan lingkungan bersih yang berdampak positif pada kebersihan hati, pikiran, dan perilaku individu. Dia juga berharap agar lingkungan yang telah tertata dijaga bersama untuk menciptakan suasana kebersamaan antarwarga. Dengan lingkungan yang representatif dan infrastruktur yang memadai, kawasan tersebut memiliki potensi untuk menjadi ruang hidup yang nyaman serta mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha berbasis komunitas.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh agar tercipta lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. Bupati Mojokerto, M. Al Barra, menjelaskan bahwa penataan kawasan kumuh tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik desa, tetapi juga pada pemupukan perilaku hidup bersih. Pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi menjadi prioritas untuk menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, aman, dan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur, I Nyoman Gunadi, menjelaskan bahwa Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu proyek percontohan yang memperoleh dukungan penanganan kawasan kumuh melalui Program Permata Jatim. Luas kawasan yang ditangani mencapai 10,07 hektare dengan total anggaran yang telah dialokasikan untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Melalui upaya ini, kawasan yang sebelumnya terbatas mulai bertransformasi menjadi pemukiman yang lebih tertata, aman, nyaman, dan layak huni. Selain itu, penanganan kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung potensi lokal Desa Kepuhanyar sebagai kampung jamu.

Source link

Hot Topics

Related Articles