Polisi Bekasi Selidiki Kasus Tewasnya Balita dengan Luka Tusuk

Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi Terus Diselidiki Polisi

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi tengah mengusut kasus tragis pembunuhan seorang balita yang ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk di sebuah rumah kontrakan di wilayah Bekasi pada Rabu (27/5).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan kasus tersebut. Iqbal menjelaskan bahwa korban yang masih berusia balita tersebut ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di dalam kamar kontrakan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami lebih dari sepuluh luka tusuk dan luka iris di seluruh tubuhnya.

Terungkap Fakta-Fakta Menyedihkan dalam Kasus Ini

Menurut Iqbal, luka-luka pada tubuh balita tersebut sangat parah, tersebar di berbagai bagian seperti kepala, wajah, badan, hingga selangkangan. Bahkan, ada luka iris parah di pipi korban yang mengindikasikan lebih dari sepuluh tusukan.

Terungkap bahwa terduga pelaku dalam kasus ini adalah paman korban. Sayangnya, saat ini terduga pelaku masih dalam kondisi kritis akibat luka tusukan pada bagian dada, pipi kiri, dan kanan yang dideritanya. Pihak kepolisian belum dapat memintai keterangan lebih lanjut dari terduga pelaku karena harus menunggu kondisinya membaik terlebih dahulu.

Riwayat Gangguan Kejiwaan Menjadi Faktor Penyebab

Dari hasil investigasi awal dan informasi dari keluarga, terkuak bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Meskipun rutin menjalani pengobatan psikiater dan mengonsumsi obat, dalam dua hari sebelum kejadian, terduga pelaku diketahui tidak mengonsumsi obat karena kendala biaya yang tidak mampu.

Kasus ini semakin mencuat setelah beredar informasi yang terpampang di media sosial Instagram, menunjukkan tempat kejadian perkara yang menimpa balita tersebut. Di lokasi kejadian, warga juga menemukan pamannya terluka di bagian lehernya. Balita yang tinggal bersama neneknya ini mengundang duka mendalam di masyarakat Bekasi.

Source link

Hot Topics

Related Articles