Ekspor produk kecantikan asal Korea Selatan terus mengalami peningkatan signifikan, mencapai 12,3 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Data dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan Korea Selatan menunjukkan bahwa ekspor mencapai 11,43 miliar dolar AS atau sekitar Rp192,4 triliun pada tahun 2025. Amerika Serikat menjadi tujuan ekspor utama dengan peningkatan 15,1 persen, mencapai 2,19 miliar dolar AS, sementara China mengalami penurunan sebesar 19,2 persen. Jepang, Hong Kong, Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Amerika Latin juga menjadi pasar yang terus tumbuh untuk produk kecantikan Korea Selatan.
Produk perawatan kulit, seperti pelembap, menjadi kategori unggulan dengan peningkatan pengiriman sebesar 11,6 persen menjadi 8,54 miliar dolar AS. Sementara itu, produk kosmetik berwarna dan pembersih tubuh juga mengalami kenaikan signifikan, masing-masing naik 12 persen dan 27,3 persen. Ekspor wewangian dari Korea Selatan juga melonjak 46,2 persen menjadi 60 juta dolar AS pada tahun 2025.
Dengan total 202 negara sebagai negara pengimpor produk kecantikan Korea Selatan pada 2025, terjadi peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya. Meskipun pangsa pasar ke AS dan Tiongkok mengalami penurunan, namun pasar ke Eropa, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Amerika Latin terus berkembang. Hal ini menunjukkan bahwa industri kecantikan Korea Selatan terus memperluas jangkauannya secara global dan semakin mendunia.

