Seluruh Kegiatan di Kantor Bupati Kuansing Disegel
Pekanbaru (ANTARA) – Kantor Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menjadi pusat perhatian setelah sejumlah ruangan di dalamnya disegel pada Selasa. Tindakan penyegelan ini terjadi di tengah informasi mengenai operasi yang dilakukan tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah tersebut.
Di Kantor Bupati Kuansing, beberapa ruang penting seperti ruang kerja Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Wakil Bupati Kuansing Mukhlisin, Sekretaris Daerah Zulkarnain, dan Asisten I Setda Kuansing, telah disegel dengan pita berwarna merah. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait pelaku penyegelan maupun hubungannya dengan operasi KPK di Kuansing.
Operasi Misterius di Kuansing
Pada hari sebelumnya, layanan berita ANTARA melaporkan bahwa aktivitas yang melibatkan tim KPK terpantau di Teluk Kuantan. Perhatian juga tertuju pada rumah dinas Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, di mana sejumlah kendaraan patroli Brimob dan petugas kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi tersebut.
Sebagian kendaraan juga terlihat meninggalkan rumah dinas Sekda Kuansing menuju Pekanbaru. Di Mapolda Riau, aktivitas kendaraan juga terjadi hingga larut malam. Meskipun begitu, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait rangkaian kegiatan misterius di Kuansing.
Kabar mengenai Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang berada di Markas Polres Kuansing juga masih simpang siur. Saat wartawan mencoba mencari informasi lebih lanjut di Polres Kuansing, akses ke area tertentu dijaga ketat oleh aparat kepolisian.
Sampai berita ini ditulis, pihak Biro Pemberitaan KPK hanya memberikan respons singkat melalui layanan pesan WhatsApp kepada wartawan yang mencoba mengkonfirmasi keterlibatan lembaga tersebut dalam operasi di Kuansing.

